UMY Selenggarakan Brevet Pajak AB ke -56

May 15, 2018 by : superadmin-ppa

– Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melalui unit pelatihan dan pengembangan Pusat Pengembangan Akuntansi Fkultas Ekonomi dan Bisnis (PPA FEB UMY) bekerjasama dengan berbagai pihak baik dari Direktorat Jendral pajak regional Daerajh Istimewa Yogyakarta dan Konsultan pajak Tax House Mitranata terus berkomitmen mencetak alumni-alumni Brevet Pajak hingga saat ini telah mencapai angkatan ke 56.

 

“jumlah peserta semakin meningkat tiap angkatannuya dan penyelenggaraannya akan terus ditingkatkan intensitas per tahun serta kualitas penyelenggaraanya dari tahun ke tahun, demi eksistensi keberadaan Brevet Pajak AB diantara banyaknya penyelenggara kegiatan serupa khususnya di Jogja ini” kata Intruktur Brevet dari DJP DIY, Edy, (16/04/2018).

 

Edy menambahkan, mereka yang mengikuti pada angkatan ini seusai mengikuti pelatihan pajak ini diharapkan langsung mengaplikasikan ilmu yang di dapat di kehidupan nyata terhadap kewajiban-kewajiban perpajakan yang ada di kehidupan mereka. Hal tersebut untuk terus mendorong pemahaman praktik dan bisa ikut mensosialisasikan ilmunya bagi orang-orang disekitarnya.

 

Pelatihan Brevet Pajak diselenggarakan guna untuk memberikan pengetahuan dan kemampuan praktis bagi para peserta pelatihan agar dapat memahami aspek-aspek perpajakan bagi wajib pajak orang pribadi dan badan.

 

Pelaksanaan pelatihan tersebut diikuti oleh sebagian besar mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMY serta beberapa peserta eksternal dari sekitar yogyakarta.

 

Pelatihan Brevet Pajak mulai pkl 18.30 hingga pkl. 20.30 setiap hari Senin sampai Jumat.

 

Pemateri dalam kegiatan pelatihan tersebut berasal dari KPP Pratama Yogyakarta, KPP Pratama Sleman, KPP Pratama Wonosari dan Konsultan Pajak Mutranata.

 

Materi pelatihan meliputi ketentuan umum perpajakan, PBB & BPHTB, PPH OP, PPN BM, PPH Potput, PPH Badan, Akuntansi Pajak dan Pemeriksaan Pajak.

 

Melalui kesempatan ini, Tri Susilo selaku panitia penyelenggara mengungkapkan bahwa minat masyarakat terhadap pelatihan brevet pajak ini cukup tinggi.

 

Calon peserta yang sudah mendaftar mengakui bahwa alasan mereka mengikuti pelatihan brevet pajak bervariasi, ada yang ingin menambah pengetahuan dan keterampilan dalam bidang perpajakan, untuk menunjang pekerjaan di kantor dan ada juga yang mengikuti pelatihan brevet pajak untuk persiapan mengikuti ujian sertifikasi.

 

Bagi mahasiswa, mereka berharap dengan mengikuti pelatihan brevet pajak akan mendapatkan banyak manfaatnya apabila terjun didunia kerja dan bermanfaat untuk pendampingan wajib pajak orang pribadi maupun badan apabila bekerja secara mandiri.

Oleh, Aji