UMY Siap dampingi UMKM dalam penerapan SAK EMKM 2018

May 16, 2018 by : superadmin-ppa

Salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Pusat Pengembangan Akuntansi (PPA) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menyelenggarakan workshop overview atas diterbitkannya SAK EMKM sebagai literatur terbaru bagi usaha Mikro Kecil dan Menengah dalam menjalankan kegiatanusahanya, utamanya dalam mengelola keuangan mereka. Kegiatan ini sebagai wujud bakti UMY untuk turut serta mensosialisasikan program pemerintah tersebut.

Kegiatan yang diadakan antara lain Workshop UMKM yang mengangkat tema, “Overview Penerapan SAK EMKM Bagi Akuntanbilitas Keuangan UMKM”. Kegiatan ini merupakan Pelatihan dan / Penyuluhan tentang peraturan baru yang diterbitkan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) yaitu berupa Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah (SAK EMKM) ditujukan untuk digunakan oleh entitas yang tidak atau belum mampu memenuhi persyaratan akuntansi yang diatur dalam SAK ETAP. Undang-Undang No 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dapat digunakan sebagai acuan dalam mendefinisikan dan memberikan rentang kuantitatif EMKM.

 

Merujuk pada Peluncuran SAK EMKM yang diselengarkan oleh IAI sebagai upaya membantu usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) Indonesia agar lebih transparan, efisien, dan akuntabel.

Pelatihan yang diadakan hari Jumat, 23 Februari 2018 ini dihadiri oleh para pelaku usaha dengan skala besar hingga mikro serta sebagai wujud edukasi bagi para akuntan muda, panitia juga mengajak para mahasiswa untuk ikutserta memahami peraturan baru ini. Pelatihan ini bekerjasama dengan berbagai pohak terkait termasuk konsultan akuntansi dan pajak.

“dengan diselenggarakannya kegiatan ini diharapkan para pelaku usaha UMKM bisa naik kelas dari yang hanya melakukan pemasaran sederhana hingga yang lebih luas, termasuk dalam kegiatan pelaporan didalmnya agar segera bisa diupdate sesuai literatur baku (IFRS) melalui penyederhanaan dengan SAK EMKM ini” ungkap Rudy Suryanto, Senior konsultan dari Syncore Consultant.

“Para pengusaha juga harus melek pajak, dengan penerapan peraturan baru ini para pengusaha juga harus segera menunaikan kewajiban perpajakannya dalam pelaporan tahun 2018 sesuai dengan update peraturan pada SAK EMKM ini” tambah Hersona Bangun, senior konsultan pajak dari HTC Training.

oleh, Aji